Archive for September, 2008

Mulih ka Udik

22Sep08

Tak terasa Idul Fitri semakin dekat. Dalam hitungan kurang dari 10 hari, Umat Muslim akan merayakan kemenangannya. Buat saya Idul Fitri itu merupakan suatu kebahagian. Dan untuk meraih kebahagian butuh suatu usaha. Setuju?
Salah satu usaha yang saya lakukan untuk meraih kebahagian adalah mudik. Ya, mudik. Heran? Tak apa, saya menganggap mudik itu usaha untuk [...]


Puas dan Lemas

14Sep08

Di atas adalah foto salah satu tempat makan mie di Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto diambil oleh salah seorang teman saya yang kebetulan dapat tugas “suci” ke sana. Lalu dia bertanya “apa yang terlintas dalam pikiranmu saat membaca spanduk seperti itu di depan rumah makan?”
Sampean bakal jawab apa?


Good Exposure

09Sep08

Senin, 8 September 2008, bertepatan dengan Hari Aksara Internasional, Blogor (komunitas bloger Bogor) mulai melakukan sosialisasi di kota kesayangannya. Tak tanggung-tanggung 2 media lokal kenamaan di kota hujan, surat kabar Jurnal Bogor dan radio RRI Pro 2 FM “digagahi”. Sebelum melakukan pengagahan, blogor sudah menyiapkan tim pengagagah.


Malu Tapi Mau

06Sep08

Saat saya membaca salah satu artikel Kompas Sabtu (6/9) berjudul Pembohong Patologis di halaman 15, ada 1 paragraf yang menurut saya menarik untuk dikutip. Paragrafnya seperti ini:


Selain cinta, rasa yang paling sering menyelimuti manusia adalah takut. Sebagai manusia wajar jika punya rasa takut. Sampean bakalan tidak dianggap umat manusia jika tak punya rasa itu. Betul tidak?
Tapi rasa takut manusia itu kadang absurb. Takut sama benda inilah, benda itulah, atau apapun yang bisa membuat sampean lari termehek-mehek. Yang lebih tak masuk akal, [...]